Beranda Provinsi Banten Kab. Lebak PENGERJAAN JALAN KOTA RANGKASBITUNG DIDUGA ASAL ASALAN BELUM SEBULAN SUDAH RUSAK

PENGERJAAN JALAN KOTA RANGKASBITUNG DIDUGA ASAL ASALAN BELUM SEBULAN SUDAH RUSAK

Lebak, Pewaris Padjadjaran

Pengguna Jalan mengaku heran terhadap pelaksanaan Proyek Jalan yang baru saja dibangun namun rusak kembali.

Proyek Jalan tersebut yaitu pembangunan Jalan Siliwangi, Perempatan Cibungur, Kecamatan Rangkabsitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Proyek Jalan Siliwangi tersebut belum satu bulan digunakan namun Jalan sudah terlihat rusak, retak dan mengelupas.

Proyek pembangunan Jalan Siliwangi yang di dampingi oleh Kejaksaan Negeri Lebak dan dilaksanakan oleh pihak Ketiga melalui Dinas PUPR Lebak sebagai PPKnya, kini menuai kecurigaan Publik, khususnya pengguna Jalan.

Mereka menilai bahwa Proyek Jalan Siliwangi tersebut diduga kuat tidak sesuai dengan Spesifikasi.

Sejumlah suara masyarakat khususnya pengguna Jalan, meminta agar Tim Ahli infrastuktur Jalan diturunkan ke Kabupaten Lebak agar memperkuat kepercayaan masyarakat secara transparan dan melibatkan sejumlah pihak.

Seperti disaksikan oleh Kejaksaan, Inpesktorat Lebak, Tim Ahli Inprastuktur dari Fakultas ternama di Indonesia yang Independent, LSM, Masyarakat, Mahasiswa serta Wartawan agar secara langsung membuktikan dengan cara melakukan pengukuran ketinggian Aspal, penggunaan Kwslitas Aspal, dan juga teknis yang lain menyesuaikan dengan RAB yang sudah di tetapkan oleh Konsultan.

“Ini jelas agak anaeh. Baru saja dibangun bahkan belum juga satu bulan tapi jalan sudah rusak, berlubang, retak dan mengelupas. Bagaimana masyarakat mau percaya bahwa Pekerjaan Jalan Siliwangi itu sesuai speksifikasi 100 %. Untuk itu, demi transparansi kepada masyarakat Lebak, kami minta pemerintah untuk menurunkan Tim Ahli Infrastuktur Jalan untuk mengevaluasi secara menyeluruh yang disaksikan oleh sejumlah pihak. Kalau mereka pejabat PPK tidak berani patut diduga kuat Berpotensi adanya pengurangan spesifikasi,”tegas Pengguna Jalan Ramadhan kepada awak media, Senin 28 Juli 2025.

Komentar juga disampaikan oleh Siti pengguna Jalan asli warga Lebak. Ia juga dengan secara kasat mata melihat ketebalan pembangunan Proyek Jalan Siliwangi harus dilakukan pemeriksaan kembali.

“Saya akui bukan ahli kontruksi, tapi jika dilihat secara kasat mata, dari ketebalan jalan Siliwangi itu aga gimana gitu tipis gitu kayayknya mudah terkelupas saja aga beda gitu di pinggir-pinggir jalannya. Kalau bisa sih segera di Periksa kembali tapi secara transparan libatkan publik dan elemen kontrol juga media agar terbuka dan terang benerang,”harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan PUPR Kabupaten Lebak Hamdan saat dikonfirmasi baik melalui Pesan WhtasApp maupun Telephone genggamnya ia tidak menjawab. Padahal Pesan yang dikirim centang dua. Bahkan awak media berupaya konfirmasi lewat telephonenya, Hp Kabid Hamdan berdering namun tidak mau mengangkat telephone awak media.

Perlu diketahui, Proyek Pekerjaan Rekonstruksi Jalan Siliwangi yang berlokasi di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Yang dikerjakan oleh CV. Bintang Miftar, dengan Nilai Kontrak: Rp 8.819.492.000 (Delapan Miliar Delapan Ratus Sembilan Belas Juta Empat Ratus Sembilan Puluh Dua Ribu Rupiah) yang Sumber Dana APBD Tahun Anggaran 2025.
Tanggal Kontrak 3 Juni 2025.
Waktu Pelaksanaan: 60 hari kalender
Akhir Pelaksanaan: 1 Agustus 2025
Nomor Surat Perjanjian: 600.1.8.2/0J-DPUPR.2P505-11839065/PPK/SP/RKJ/BM/DPUPR/APBD/2025.

Pantauan awak media di lapangan, Proyek Jalan Siliwangi yang baru saja dibangun terlihat Rusak kembali, mengalami Retak, mengelupas. Hal itupun menuai sorotan dari Publik khususnya sejumlah pengendara roda dua. Mereka mendesak agar Tim Ahli Infasrtuktur agar segera di turunkan untuk memeriksa proyek Jalan Siliwangi tersebut. (Ade Misbah)

RELATED ARTICLES

Diduga Ada Pungli Rekrutmen Satpam di RSUD Adjidarmo, Oknum Dokter Akui Terima Uang dan Sempat Tawarkan “Uang Tutup Mulut”

Lebak Banten Pewaris Padjadjaran Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen tenaga kerja satpam di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung semakin menguat. Oknum tenaga medis berinisial...

Polda Banten Sita 8 Kendaraan dan 1 Alat Berat, Diduga Terkait Aktivitas Tambang Batu Bara Ilegal di Bayah

Lebak Banten Pewaris Padjadjaran Aparat dari Polda Banten melakukan penindakan terhadap dugaan aktivitas tambang batu bara ilegal di wilayah selatan Kabupaten Lebak. Dalam operasi yang...

Tangkap Pelaku Tambang Batubara Ilegal Di Block Cinunggul,Cepak Pasar Dan Batu jago

LEBAK Banten Pewaris Padjadjaran Aktivitas tambang batu bara ilegal di kawasan hutan produksi Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak Banten kembali memantik kemarahan publik.Meski berulang...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Dr. Otong Syuhada Resmi Dikukuhkan sebagai Rektor Universitas Majalengka Periode 2026-2030

Majalengka, PPJ Universitas Majalengka (Unma) resmi memiliki pimpinan baru. Dr. H. Otong Syuhada, S.H, M.H dikukuhkan sebagai Rektor Unma untuk masa bakti periode 2026-2030. Prosesi...

Bupati Majalengka Serahkan 69 Unit Alsintan, Perkuat Ketahanan Pangan dan Percepat MT II

Majalengka, PPJ Bupati Majalengka, Eman Suherman menyerahkan secara simbolis bantuan 69 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani di halaman Kantor Dinas Ketahanan...

Diduga Ada Pungli Rekrutmen Satpam di RSUD Adjidarmo, Oknum Dokter Akui Terima Uang dan Sempat Tawarkan “Uang Tutup Mulut”

Lebak Banten Pewaris Padjadjaran Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen tenaga kerja satpam di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung semakin menguat. Oknum tenaga medis berinisial...

Polda Banten Sita 8 Kendaraan dan 1 Alat Berat, Diduga Terkait Aktivitas Tambang Batu Bara Ilegal di Bayah

Lebak Banten Pewaris Padjadjaran Aparat dari Polda Banten melakukan penindakan terhadap dugaan aktivitas tambang batu bara ilegal di wilayah selatan Kabupaten Lebak. Dalam operasi yang...

adapazarı escort Eskişehir escort bayan