Beranda Seputar Jabar Ciayumajakuning Bappeda Litbang Kabupaten Indramayu Sangat Mendukung Dengan Program La-Da

Bappeda Litbang Kabupaten Indramayu Sangat Mendukung Dengan Program La-Da

15
0

INDRAMAYU – Pewaris Padjadjaran.

Sepuluh Program unggulan Bupati Indramayu, Nina Agustina, telah berjalan dan mendapatkan respon cukup bagus dari berbagai instansi kepemerintahan yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat.

Dari seluruh program unggulan yang ada, yang mendapat perhatian serius dari berbagai kalangan di instansi pemerintah tersebut adalah program La-Da (Lacak Aset Daerah).

Salah satu instansi tersebut adalah Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda-Litbang) Kabupaten Indramayu.

Kepala Bappeda-Litbang Kabupaten Indramayu, Iin Indrayati, melalui Sekertaris Bappeda-Litbang, Didda Kuswibawa, ketika ditemui awak media dari SEKBER FWI di ruangannya pada Senin (5/12/2022) mengatakan kalau program La-Da tersebut sangat membantu sekali. Karena aset daerah yang ada di lembaganya lebih terinventarisir dengan baik dan teratur.

“Hal ini cukup membantu meringankan kami dalam mendata mana yang aset Bappeda dan mana yang bukan,” ungkap Didda.

Masih menurut Didda, Bappeda-Litbang dengan aset yang banyak sudah ter-cover. Hal ini dibuktikan ketika tim La-Da mengeceknya, kemudian sudah dilaporkan ke BKD dan dinyatakan lengkap.

“Ada hal lain yang menjadikan kami agak kebingungan, yaitu tempat aset (gudang-red), karena kantor Bappeda ‘kan sempit sementara banyak aset yang sudah rusak dan tak dapat disimpan di gudang,” ujarnya.

Didda menuturkan kalau diperbolehkan oleh BKD, pihaknya berharap ingin menghibahkan atau meminjamkan aset yang masih layak dipakai untuk dipergunakan oleh instansi lain, seperti meja, kursi atau bahkan kendaraan yang masih layak pakai. Sebab, lanjutnya, hal ini untuk mengurangi menumpuknya aset daerah yang ada di Bappeda-Litbang.

Dari pantauan awak media ketika menelusuri kantor Bappeda-Litbang Kabupaten Indramayu, lahannya cukup sempit bahkan ada satu unit kendaraan roda empat yang sudah rusak terpampang di samping halaman depan kantor.

Didda berharap semoga ada jalan keluar yang baik guna penambahan lahan untuk dijadikan gudang. ( Nur 17 )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here