Beranda Priangan Timur Pangandaran Bupati Jeje Pimpin Rapat koordinasi PSBB, Menghimbau Masyarakat Untuk Menghindari Kerumunan

Bupati Jeje Pimpin Rapat koordinasi PSBB, Menghimbau Masyarakat Untuk Menghindari Kerumunan

Pangandaran Pewaris Padjadjaran.

Sebelum diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Pangandaran, Bupati H Jeje Wiradinata, bersama Para kepala Skpd para Camat dan para Kepala desa melakukan rapat koordinasi melalui video conference bertempat di command center, setda kab pangandaran. Selasa (05/05/2020).

Dalam rapat tersebut, Bupati Jeje langsung mensosialisasikan poin-poin utama yang nantinya akan diterapkan dalam pemberlakuan PSBB di Kabupaten Pangandaran kepada seluruh jajarannya yang sebelumnya telah dijelaskan oleh Gubernur Jawa Barat pada rapat koordinasi antara Gubernur dengan Walikota/Bupati se-Jawa Barat beberapa hari yang lalu.

Bupati Jeje menyampaikan, saya mengadakan rapat bersama seluruh Skpd para camat serta bersama Kepala desa dan Anggota DPRD yang hadir secara virtual melalui Video Conference, yang pertama untuk persiapan melaksanakan terkait PSBB besok hari di Kabupaten Pangandaran dan mensosialisasikan terkait apa saja tentang PSBB apa saja yang boleh apa saja yang tidak boleh, utamanya seluruh masyarakat Kabupaten Pangandaran di imbau untuk menghindari kerumunan.

“Akses keluar dan masuk ke Kabupaten Pangandaran bakal diperketat serta kami akan memberlakukan seluruh kegiatan dengan cara menjaga jarak,”terangnya.

Bupati Jeje Tambahnya, untuk pelaku usaha perdagangan pasar tradisional dan jam tayang toko modern akan diatur. Untuk toko modern bisa beroperasi dari pukul 11.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB.

“Warga masyarakat tidak boleh kumpul-kumpul lebih dari 5 orang. Lalu transportasi diatur, mobil hanya diisi separuh kapasitas tempat duduk, sepeda motor hanya boleh membonceng keluarga terdekat saja. Bonceng istri dan anak boleh, selain itu tidak boleh,” kata Jeje.

Mengenai aktivitas keagamaan seperti salat tarawih dan aktivitas lainnya, Jeje mengaku sudah menerbitkan surat mengimbau warga agar beribadah di rumah. Namun Jeje mengakui, untuk urusan yang satu ini banyak warga yang tak mengindahkan.

“Memang kalau untuk urusan keyakinan, sulit untuk diimbau. Kalau pun memaksakan terpaksa lakukan protokol pencegahan. Cuci tangan, pakai masker dan jarak antar jemaah diatur dan kami berharap masyarakat Pangandaran harus sadar bahwa cara ini salah satu upaya dalam memutus mata rantai ancaman penyebaran Covid-19, karena potensi ancaman penyebaran Covid-19 diantaranya disebabkan masyarakat tidak menlakukan pola Prilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) dan kontak dengan yang lainya,”tandasnya, ( Ateng Jaelani ).

RELATED ARTICLES

Longsor Di Gunung Gelap, Jalur Nasional Garut Pameungpeuk Lumpuh Total

Garut, PPJ Longsor di daerah gunung Gelap desa Mekarwangi Kecamatan Cihurup Kabupaten Garut membuat jalur nasional penghubung Garut -Pameungpeuk lumpuh total, Rabu (8/4/2026). Material tanah dan...

Semarak HUT Ke-80 PGRI Dan Hari Guru Nasional, PGRI Kecamatan Pameungpeuk Gelar Beragam Perlombaan

Garut-Pewarispadjadjaran.com Hari ulang tahun(HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia(PGRI) merupakan hari spesial bagi para guru yang di peringati setiap tahunnya.HUT PGRI merupakan peringatan atas terbentuknya sebuah...

Film Dokumenter Gunung Nagara Ungkap Kekayaan Budaya Dan Sejarah Garut

Garut, Pewaris Padjadjaran. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut bekerja sama dengan Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut menggelar pemutaran film dokumenter berjudul Gunung Nagara, yang...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Dr. Otong Syuhada Resmi Dikukuhkan sebagai Rektor Universitas Majalengka Periode 2026-2030

Majalengka, PPJ Universitas Majalengka (Unma) resmi memiliki pimpinan baru. Dr. H. Otong Syuhada, S.H, M.H dikukuhkan sebagai Rektor Unma untuk masa bakti periode 2026-2030. Prosesi...

Bupati Majalengka Serahkan 69 Unit Alsintan, Perkuat Ketahanan Pangan dan Percepat MT II

Majalengka, PPJ Bupati Majalengka, Eman Suherman menyerahkan secara simbolis bantuan 69 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani di halaman Kantor Dinas Ketahanan...

Diduga Ada Pungli Rekrutmen Satpam di RSUD Adjidarmo, Oknum Dokter Akui Terima Uang dan Sempat Tawarkan “Uang Tutup Mulut”

Lebak Banten Pewaris Padjadjaran Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen tenaga kerja satpam di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung semakin menguat. Oknum tenaga medis berinisial...

Polda Banten Sita 8 Kendaraan dan 1 Alat Berat, Diduga Terkait Aktivitas Tambang Batu Bara Ilegal di Bayah

Lebak Banten Pewaris Padjadjaran Aparat dari Polda Banten melakukan penindakan terhadap dugaan aktivitas tambang batu bara ilegal di wilayah selatan Kabupaten Lebak. Dalam operasi yang...

adapazarı escort Eskişehir escort bayan