Garut, PPJ
Longsor di daerah gunung Gelap desa Mekarwangi Kecamatan Cihurup Kabupaten Garut membuat jalur nasional penghubung Garut -Pameungpeuk lumpuh total, Rabu (8/4/2026).
Material tanah dan bebatuan dari tebing runtuh menutup seluruh badan jalan, menghentikan arus kendaraan dari dua arah.
Peristiwa longsor gunung gelap terjadi saat wilayah Kabupaten Garut diguyur hujan dengan intensitas tinggi sejak sore hari.
Kondisi tersebut memicu runtuhnya tebing di kawasan rawan longsor tersebut. Material tanah dan bebatuan langsung menimbun badan jalan dalam waktu singkat.
Hingga saat ini longsor susulan masih terjadi. Hal ini menandakan kondisi tanah di lokasi belum stabil dan masih berpotensi bergerak.

Akibat longsor di wilayah Gunung gelap, jalur nasional yang menjadi penghubung utama Garut–Pameungpeuk tidak dapat dilalui sama sekali.
Kendaraan dari kedua arah terpaksa berhenti. Beberapa kendaraan yang sudah berada di sekitar lokasi tidak bisa melanjutkan perjalanan.
Lumpuhnya jalur ini berdampak signifikan terhadap mobilitas antar wilayah, mengingat Jalan di wilayah Gunung gelap merupakan salah satu jalur vital di Jawa Barat.
Proses evakuasi material belum dapat dilakukan karena kondisi tebing masih labil. Pergerakan tanah yang masih terjadi menjadi ancaman serius bagi petugas.
Selain itu, hujan yang masih turun di lokasi memperbesar potensi longsor susulan.
Petugas memilih menunda pembersihan hingga kondisi benar-benar aman untuk menghindari risiko kecelakaan.
Hingga saat ini, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa longsor di Gunung Gelap ini.
Namun demikian, situasi di lokasi masih dinamis. Petugas gabungan terus bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.
BPBD mengimbau masyarakat untuk sementara waktu menghindari jalur Gunung gelap
Pengguna jalan diminta mencari jalur alternatif serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Dengan kondisi saat ini, dampak longsor di Gunung gelap sampai berita ini di tayangkan kondisi jalur nasional tersebut sudah bisa dilalui dari kedua arah. (Iyan S).