Majalengka, PPj
Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Jatiwangi yang beralamatkan di Desa Andir Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka Jawa Barat telah sukses melaksanakan pembangunan berupa revitalisasi sarana dan prasarana belajar. Program bantuan ini senilai Rp 2,043,100,000. Bersumber dari Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah tahun anggaran 2025 Dimulai sejak tanggal 4 Agustus 2025 sampai 15 November 2025 proses pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar dengan mengikuti aturan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Abdul Manan SP.d selaku Kepala Sekolah SMPN 3 Jatiwangi ketika ditemuai diruang kerjanya Rabu (24/01/26) mengatakan bahwa, “Bantuan program revitalisasi ini kami terima dengan sebaik-baiknya dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab serta kehati hatian.” Ujarnya.
“Semua ini berkat kolaborasi bersama pihak sekolah, P2sp, dan pemerintah Desa setempat akhirnya proses panjang yang kami jalani berjalan dengan lancar.” Imbuhnya.
Masih menurut kepsek, “Pengawasan yang ketat untuk menghasilkan bangunan yang sesuai standar selalu dilakukan dan di kontrol, baik itu dari pihak Dinas maupun dari pusat.” Ungkap Kepala sekolah.
Selanjutnya sebagai bentuk patuh terhadap Undang Undang keterbukaan Informasi Publik, Papan proyek pembangunan kami pasang ditempat yang mudah dilihat guna memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pemakaian anggaran ucapnya.
Kepala sekolah menambahkan, ” Bahwa jumlah bangunan yang di rehab sebanyak 6 ruang kelas, 1 ruang mushola, 1 ruang administrasi, sedangkan untuk RKB 1 ruang labolatorium, serta 3 WC.
Kesemuanya telah selesai dikerjakan sebagai rasa syukur, kami selaku kepala sekolah Dan keluarga besar SMPN 3 Jatiwangi mengucapkan Terima kasih kepada Bapak Presiden RI, kepada Gubernur Jawa Barat, Kepada Bupati Majalengka dan semua pihak.
Kami berharap, “Dengan adanya bangunan dan fasilitas yang baru ini bisa meningkatkan semangat belajar bagi para siswa dan semangat mengajar bagi para guru untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SMPN 3 Jatiwangi sehingga bisa menghasilkan generasi generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi serta mempunyai akhlak yang baik guna menyongsong Indonesia emas.” Pungkasnya (Sunarya)