Beranda Seputar Jabar Ciayumajakuning Nasib PMI Indramayu Terlunta-Lunta di Irak, Pihak Kluarga Upaya Melaporkan Agar APH...

Nasib PMI Indramayu Terlunta-Lunta di Irak, Pihak Kluarga Upaya Melaporkan Agar APH Segera Selidiki

INDRAMAYU – Pewaris Padjadjaran.

Nasib malang menimpa RA, seorang pekerja migran Indonesia (PMI) alias tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Indramayu. Niatnya ke luar negeri untuk memperbaiki nasib, kini harus terlunta-lunta di negara orang. Ia beserta keluarganya kini memohon agar Bupati Indramayu bisa memulangkannya ke tanah air.

RA kini masih berada di Timur Tengah. Nasibnya tidak jelas. Iming-iming gaji besar yang bakal diterimanya harus tertukar dengan nasibnya yang kini terlunta-lunta ribuan kilometer dari rumahnya sendiri. Sponsor yang memberangkatkannya kini saling lempar bola.

Pada mulanya, RA dibawa ke seorang sponsor berinisial RMS yang berada di Desa Telukagung, Kecamatan Indramayu. Lewat RMS ini, RA kemudian dibawa ke sebuah perusahaan penyalur di wilayah Gunung Jati, Kabupaten Cirebon.

Di perusahaan ini, RA diproses dokumen kependudukan serta ijazahnya sesuai aturan yang berlaku. Kemudian ia diajari bahasa Singapura. Namun setelah dua bulan belajar, RA tak kunjung diberangkatkan. Maka ia meminta konfirmasi lagi ke sponsor yang membawanya.

Konfirmasi tersebut dikarenakan di perusahaan penyalur ini belum ada kepastian kapan pemberangkatannya.

Kepada sponsor tersebut, RA meminta segera diberangkatkan. Jika tidak bisa, ia meminta agar dicarikan perusahaan yang bisa memberangkatkannya secara cepat. Maka RMS pun menawarkan ke Timur Tengah dengan gaji sekitar Rp6 juta perbulan.

Tawaran tersebut langsung diterima RA. Untuk memprosesnya, RMS pun langsung bertemu US, sponsor asal Desa Gadingan, Kecamatan Sliyeg, kemudian disambungkan dengan AD, asal Kaliwedi, Cirebon, dan JMY, asal Solo.

RA pun akhirnya diberangkatkan beberapa hari kemudian. Namun naas, RA tidak memahami bahwa keberangkatannya tidak sesuai prosedur, sehingga nasibnya kini terlunta-lunta di Bagdad, Irak.

lebih miris lagi sponsor yang bernama RMS meminta uang buat pengembalian belajar bahasa dan menebus ijasah dan lainnya,RA membayar 2 jt namun ijasah dan barang seperti baju dan lainnya ditahan kembali berdalih bayarnya kurang,

Sampai saat ini, seluruh pihak yang terlibat, yakni RMS, US, AD, JMY, hingga perusahaan penyalurnya saling lempar tanggung-jawab. Mereka semua cuci-tangan atas nasib yang kini diderita RA.

Hingga kini, Minggu (15/1) pihak keluarga RA hanya bisa memohon kepada Bupati Indramayu untuk memulangkan korban. Mereka juga sedang berupaya melaporkan kasus ini ke pihak aparat penegak hukum. ( Nur 17 )

RELATED ARTICLES

Dr. Otong Syuhada Resmi Dikukuhkan sebagai Rektor Universitas Majalengka Periode 2026-2030

Majalengka, PPJ Universitas Majalengka (Unma) resmi memiliki pimpinan baru. Dr. H. Otong Syuhada, S.H, M.H dikukuhkan sebagai Rektor Unma untuk masa bakti periode 2026-2030. Prosesi...

Bupati Majalengka Serahkan 69 Unit Alsintan, Perkuat Ketahanan Pangan dan Percepat MT II

Majalengka, PPJ Bupati Majalengka, Eman Suherman menyerahkan secara simbolis bantuan 69 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani di halaman Kantor Dinas Ketahanan...

JELANG IDUL FITRI MUHAMAD TAUFAN RIZALDI, SM BERIKAN TUNJANGAN HARI RAYA ( THR ) KEPADA RATUSAN WARGA

Majalengka, PPJ Menjelang Hari Raya Idulfitri, Anggota DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi Partai Golkar, Muhamad Taufan Rizaldi, S.M., menggelar kegiatan sosial bertajuk Taufan Berbagi di...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Dr. Otong Syuhada Resmi Dikukuhkan sebagai Rektor Universitas Majalengka Periode 2026-2030

Majalengka, PPJ Universitas Majalengka (Unma) resmi memiliki pimpinan baru. Dr. H. Otong Syuhada, S.H, M.H dikukuhkan sebagai Rektor Unma untuk masa bakti periode 2026-2030. Prosesi...

Bupati Majalengka Serahkan 69 Unit Alsintan, Perkuat Ketahanan Pangan dan Percepat MT II

Majalengka, PPJ Bupati Majalengka, Eman Suherman menyerahkan secara simbolis bantuan 69 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani di halaman Kantor Dinas Ketahanan...

Diduga Ada Pungli Rekrutmen Satpam di RSUD Adjidarmo, Oknum Dokter Akui Terima Uang dan Sempat Tawarkan “Uang Tutup Mulut”

Lebak Banten Pewaris Padjadjaran Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen tenaga kerja satpam di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung semakin menguat. Oknum tenaga medis berinisial...

Polda Banten Sita 8 Kendaraan dan 1 Alat Berat, Diduga Terkait Aktivitas Tambang Batu Bara Ilegal di Bayah

Lebak Banten Pewaris Padjadjaran Aparat dari Polda Banten melakukan penindakan terhadap dugaan aktivitas tambang batu bara ilegal di wilayah selatan Kabupaten Lebak. Dalam operasi yang...

adapazarı escort Eskişehir escort bayan