Majalengka, Pewaris Padjadjaran
Program GEBER (Gerakan Bersih-Bersih) adalah kegiatan gotong royong mingguan yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk membersihkan fasilitas umum, pasar, dan saluran air guna mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman.
Gerakan ini rutin dilaksanakan setiap hari Jumat oleh berbagai instansi pemerintahan dan masyarakat.
Pada kegiatan GEBER hari ini dilaksanakan di desa sinarjati kecamatan Dawuan kabupaten majalengka dan hadir Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdan,unsur muspika kecamatan Dawuan dan masyarakat desa sinarjati.
Dalam kegiatannya Wakil Bupati majalengka Dena menyampaikan kegiatan GEBER hari ini jumat, 10/6/2026 merupakan wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, “alhamdulillah tadi antusias masyarakat desa sinarjati sangat tinggi,beserta stakeholder lainnya berkumpul melakukan bersih-bersih di tiap TPS desa sinarjati.”

Tak sampai disitu beliau langsung menuju ke bank sampah LESTARI yang bertempat di gedung bumdes desa sinarjati untuk menyaksikan penimbangan sampah,
“Pesertanya banyak,terhitung kurang lebih ada 30 orang yang mengumpulkan sampah plastik dan itu bisa menghasilkan pundi-pundi uang.” Katanya
Beliau juga menghimbau pada masyarakat untuk ikut serta melaksanakan programnya ibu ketua PPPKK kabupaten majalengka.
Dena juga berharap” mudah-mudahan di majalengka ini khususnya di desa sinarjati tidak ada lagi yang buang sampah sembarangan apalagi buang sampah ke sungai yang bisa mencemari ekosistem yang ada disungai,lebih baik sampahnya dikumpulkan lalu ditabung di bank sampah agar menjadi pundi pundi uang.” Ucapnya
Ditempat yang sama Kepala desa sinarjati Carman menyampaikan ,pada kegiatan Geber kali ini dihadiri oleh wakil bupati walaupun bapak bupati majalengka tidak turut hadir tetapi tidak mengurangi antusias warga dalam bergotong royong melakukan kegiatan bersih-bersih.
“Titik kumpulnya dimulai kegiatan GEBER dari blok pos sampai blok pajagan kemudian dilanjutkan dengan penimbangan sampah di bank sampah LESTARI yang berlokasi di gedung bumdes.”
Carman berharap “Dengan adanya program Bank sampah yang dikelola ibu-ibu PKK semoga masyarakat lebih bijak dalam membuang sampah sehingga tidak ada lagi tumpukan sampah yang mencemari lingkungan” Ujarnya
mulai sekarang jika ada sampah limbah rumah tangga bisa dipisahkan mana yang organik atau anorganik nanti untuk ditabung di bank sampah sehingga bisa dijadikan penghasilan tambahan.
Sampah adalah cerminan gaya hidup kita, masih menganggap “Sampah bukan urusan kita” Maka tumpukan sampah akan terus menggunung. Pungkasnya (Ali)