Majalengka PPJ
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menghadirkan politik yang bermanfaat langsung bagi rakyat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyelenggarakan kegiatan seminar kesehatan sekaligus layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat umum. Program ini merupakan bagian dari upaya PSI mendukung visi pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan preventif di seluruh pelosok negeri.
Istri Ketua DPW PSI JAWA BARAT Dr. Evi Yusrari. menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini penyakit. “Kami ingin memastikan bahwa politik tidak hanya bicara soal kekuasaan, tapi soal bagaimana negara hadir untuk memastikan setiap warga negara mendapatkan hak sehatnya,” ujarnya di sela-sela acara.
Selain pemeriksaan fisik, acara ini diisi dengan seminar edukasi yang membahas gaya hidup sehat dan pencegahan penyakit tidak menular. Materi yang disampaikan mencakup manajemen pola makan, pentingnya olahraga rutin, serta edukasi mengenai sistem jaminan kesehatan nasional.

sementara itu dalam sesi wawancara Ketua DPD PSI MAJALENGKA H.CECE ASHFIYADI mengatakan dalam membesarkan sebuah partai tentunya harus ada kekompakan dan kebersamaan dari semua pengurus.
“Langkah pertama yang dilakukan adalah memperbaiki struktur, dari DPD ke DPC sampai ke DPRT,” katanya.
Ia menambahkan, target minimal bisa memenangkan satu kursi di satu dapil, dan maksimal bisa mendapat 5 kursi di 5 dapil. Kemudian, pihaknya siap melaksanakan arahan dari Ketua Umum DPW untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto.
Ribuan warga tampak antusias memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari. Salah satu warga, Ibu Yanti (55), mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. “Biasanya kalau mau cek lengkap begini harus bayar atau antre lama. Di sini cepat dan dokternya ramah menjelaskan hasilnya,” ungkapnya.
Program cek kesehatan gratis ini direncanakan akan terus digelar secara bergilir di berbagai wilayah di Indonesia. PSI menegaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan program nasional pemerintah yang menargetkan skrining kesehatan rutin bagi ratusan juta penduduk guna membangun sumber daya manusia yang unggul untuk masa depan bangsa. (A. Kurniawan)