Beranda Seputar Jabar Ciayumajakuning Pemkab Indramayu Berikan Larangan Sapi Masuk Dari Luar Daerah Guna Mencegah...

Pemkab Indramayu Berikan Larangan Sapi Masuk Dari Luar Daerah Guna Mencegah penyebaran PMK

INDRAMAYU — Pewaris Padjadjaran.

Satuan Tugas Penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Kabupaten Indramayu yang diketuai Sekda Indramayu melaksanakan rapat koordinasi di Ruang Rapat Ki Tinggil Pendopo Indramayu, Selasa (01/11/2022).

Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu, Ahmad Budiharto mewakili Sekretaris Daerah membuka rapat koordinasi didampingi Dandim 0616 Indramayu, Letkol ARM Andang Radianto.

Rakor dihadiri anggota tim yang terdiri dari unsur pemkab Indramayu, TNI dan Polri.

Tampak hadir kepala Dinas Kesehatan Indramayu dr. Wawan Ridwan, kepala pelaksana BPBD Indramayu Dadang Oce Iskandar, Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DKPP Kabupaten Indramayu, drh. Dian Daju, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Indramayu Agus Muttaqien.

Agenda ini sebagai proteksi terhadap penyebaran PMK yang kini tengah merebak di Indonesia, khususnya di Kabupaten Indramayu. Penyakit ini banyak menyerang hewan ternak mulai dari hewan sapi, kerbau, kambing, domba hingga babi. Penyakit ini tergolong akut karena penyebarannya melalui infeksi virus yang sangat mudah menular, namun tidak bersifat zoonosis (red: tidak menular ke manusia) .

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DKPP Kabupaten Indramayu, Dian Daju mengatakan, penyebaran kasus PMK terdapat di 33 desa pada 22 kecamatan. Kematian hewan ternak terjadi di Desa Cikawung, Desa Amis, Desa Jatisura, dan Desa Kedokanbunder.

Berdasarkan data dari DKPP) Kabupaten Indramayu per 21 Oktober 2022, total kasus terpapar 2.465 dan total sembuh 2.188. Rinciannya, 79 ekor masih sakit, 183 ekor mati, dan 15 ekor dipotong.

“Upaya penanganan yang dilakukan terkait PMK ini antara lain adalah pembatasan lalu lintas ternak, khususnya dari daerah zona merah atau zona tertular,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Dian Daju, dikarenakan Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur merupakan zona merah, maka lalu lintas ternak dari luar daerah harus diperketat pengawasannya. .

Dian Daju menyatakan tindak lanjut dari hasil rapat akan dibentuk tim khusus yang akan berupaya meningkatkan kewaspadaan masyarakat melalui sosialisasi dan edukasi terkait penanganan PMK.

“Harapannya agar lekas terdeteksi dan cepat dilaksanakan penanganan juga pengobatan, kemudian pelaksanaan karantina terhadap hewan ternak yang terpapar berpotensi menularkan pada hewan ternak lain segera diproses pendataan dan penandaan guna mempercepat pelaksanaan vaksinasi sampai tidak ada PMK di Kabupaten Indramayu,” pungkas Dian Daju. ( Nur 17 )

RELATED ARTICLES

Ketua DPD IWOI Kabupaten Majalengka Tegaskan Tidak Ada Kerjasama Terkait Pembangunan DAK Fisik Sekolah

Majalengka, Pewaris Padjadjaran Pada Tahun 2024 ini Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka akan mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk fisik pembangunan sekolah SD dan SMP yang...

SMAN 1 MAJALENGKA MENGUCAPKAN SELAMAT HARI JADI MAJALENGKA YANG KE 534 TAHUN

Majalengka, Pewaris Padjadjaran Jatuh pada tanggal 7 juni 2024 Kabupaten Majalengka genap berusia 534 tahun. Keluarga besar SMAN 1 MAJALENGKA Yang dipimpin oleh Mohamad Ali...

GRADUATION 2024 ” KEEP THE ENTHUSIASM TO ACHIEVE YOUR GOAL”JAGA SEMANGAT UNTUK MENCAPAI TUJUAN ANDA SMK NEGERI 1 KADIPATEN

Majalengka, Pewaris Padjadjaran Usai melaksanakan Pendidikan Selama 3 Tahun, akhirnya Siswa Kelas X11 SMKN 1 Kadipaten Kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka resmi dilepas dan diwisuda oleh...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Jelang Indonesia Emas 2045: DPRD Kota Depok Bahas RPJPD 2025-2045

Depok ,Pewaris Padjadjaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok gelar Rapat Paripurna dalam Rangka Penyampaian Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota...

Hasil Muscablub Ke Tiga APDESI Kabupaten Subang Hj. Ernawati SE. Menjadi Ketua APDESI Periode 2024-2029

Subang, Pewaris Padjadjaran Hasil Muscablub,(Musawarah Cabang Luar Biasa) Menghasilkan Ketua APDESI yang Baru, Hj Ernawati S.E. Periode 2024 2029 Muscablub yang bertempat di Kantor DPC...

Ma Karyati Demi Sesuap Nasi dan Bayar Kontrakan, Kumpulkan Barang Bekas

Garut Pewaris Padjadjaran Ma Karyati (72) salah seorang dari sekian banyak pencari barang bekas/ rongsokan setiap hari tidak mengenal lelah,masuk dan keluar perumahan atau pemukiman...

Selamat kepada Kades Sukamandi Jaya,Hj. Ernawati. SE terpilih sebagai Ketua APDESI Subang periode 2024-2029

Subang, Pewaris Padjadjaran Subang DPC Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia Kabupaten Subang menggelar Musyawarah Cabang Luar biasa Muscablub Acara bertempat di gedung aula Kantor Sekretariat...

adapazarı escort Eskişehir escort bayan