Beranda Priangan Timur Garut Pohon Kiara Puluhan Tahun Didepan SDN 3 Paas Akhirnya Ditebang

Pohon Kiara Puluhan Tahun Didepan SDN 3 Paas Akhirnya Ditebang

47
0

Garut Pewaris Padjadjaran.

Sebuah Pohon Kiara di halaman SDN 3 Paas yang usianya sudah puluhan tahun akhirnya ditebang.

Kepala Sekolah SDN 3 Paas Korwil Pendidikan Kecamatan Pameungpeuk, Asep Setiawan, S.Pd sewaktu di temui pada hari Selasa 19 April 2022 mengatakan,” Pohon Kiara ini sengaja kami tebang demi keselamatan anak anak dan bangunan sekolah, pasalnya Saya kwatir ketika musim angin besar pohon kiara tersebut bisa aja tiba tiba roboh dan runtuhannya menimpa bangunan sekolah serta anak anak siswa.” Ujarnya.

Asep S.Pd Kepala Sekolah SDN Paas 3 Pameungpeuk

“Sebenarnya niat untuk menebang pohon ini sejak awal saya mendapat tugas di SDN 3 Paas sebagai Kepala Sekolah, bahkan pihaknya sudah berkordinasi dengan Komite sekolah bahkan dengan warga masyarakat dan orang tua siswa, namun saat itu tak seorang pun dari warga masyarakat maupun orang tua yang sanggup menebang, karena katanya pohon Kiara itu suka di huni oleh mahluk halus,” Terang Asep.

Masih menurut Asep, “Akhirnya saya sendiri memberanikan diri untuk menebang nya dengan gergaji, dan beberapa pohon berhasil saya potong, dan alhamdulilah tidak ada apa apa, bahkan mahluk halus penghuninya tidak mengganggu saya.” Ungkap Asep sambil tertawa.

“Tatkala musim angin besar kondisi pohon kelihatan bergoyang tertiup angin saya sangat kwatir roboh dan menimpa bangunan atau ketika sedang berlangsung kegiatan sekolah, tiba tiba roboh dan menimpa para siswa pasti yang kena teguran saya sendiri beserta para guru,” Imbuh Asep menambahkan.

Dikatakan Asep, “Pohon Kiara ini diperkirakan usianya sudah lebih dari 40 tahun dan ketika sekolah pertama dibangun pohon ini sudah ada namun masih kecil.” Terangnya.

Untuk menebang pohon Kiara ini, saya menempuh prosedur dengan mengajukan permohonan kepada Damkar kurang lebih setahun yang lalu dan baru terlealisasi sekarang, saya sendiri tidak begitu paham pelaksanaannya baru sekarang padahal lahan dan pohon berdiri di lahan milik sekolah dan tidak sedang sengketa, atau mungkin tersebarnya mitos bahwa pohon Kiara sering di huni mahluk halus.” Pungkas Asep sambil berkelakar. (Iwan Setiawan ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here