Beranda Priangan Timur Garut Maksud Curhat Di Grup Sosmed Warga Bungbulang Garut Terkait Bantuan BPNT Berujung...

Maksud Curhat Di Grup Sosmed Warga Bungbulang Garut Terkait Bantuan BPNT Berujung Pengancaman, Kasusnya Sudah Ditangani Polres Garut

Garut, Pewaris Padjadjaran

Bantuan pangan non tunai (BPNT) merupakan bantuan yang sangat menunjang bagi masyarakat miskin, apalagi dalam masa pandemi covid 19 ini, namun tak jarang juga menjadi masalah dan ramai di perbincangkan dikalangan masyarakat di desa Bungbulang Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut, pasalnya bantuan yang diperuntukan bagi para penerima mamfaat diduga disunat oleh oknum perangkat desa dan oknum lainnya.

Berkaca dari kejadian tersebut kita soroti penuturan menurut salah seorang warga masyarakat Bungbulang Kabupaten Garut Jawa Barat inisial YB mengatakan melalui sambungan telp kepada awak media Pewaris Padjadjaran bahwa, ” Para penerima mamfaat bantuan pangan non tunai (BPNT) hampir semuanya di potong,” Ujarnya.

“Bantuan yang di terima awalnya pihak desa memberikan kabar kepada penerima mamfaat bahwa kartu bantuan sudah tersedia di desa, kemudian para penerima kartu yang turun adalah 7 bulan dengan nilai perbulannya adalah Rp.200rb jadi total bantuan BPNT selama 7 bulan adalah Rp.1,4 juta.

Namun katanya bantuan yang di terima adalah dengan komoditi berupa beras 40kg, telur 1,5kg, ayam hidup 5 ekor, Buah jeruk 5,5 Kg, Tahu matang 80 butir, Tahu mentah 80 butir dan kalau di kalkulasi dengan nilai uang kurang lebih Rp 700 ribu, ditambah ongkos kirim/ pendistribusian Rp.25 ribu melalui RT, dan yang lebih miris lagi menurut info dari penerima mamfaat bantuan yang seharusnya diterima 7 bulan hanya di berikan 5 bulan dengan alasan untuk diberikan kepada warga yang tidak mendapat bantuan berdasarkan hasil rapat desa.

Selanjutnya menurut Kuasa Hukum pelapor Boyke Luthfiana Syahril SH, MH & rekan yang juga dari LBH Pembela Tanah Air Indonesia Bersatu DPW Jabar, pihak pelapor YB merasa penasaran dengan bantuan yang diterima para penerima mamfaat yang tidak sesuai dengan nilai anggaran yang diterimanya lalu pelapor mempertanyakan lewat media sosial grup Bungbulang seperti apa mekanisne, aturan Pedum, dan nominalnya kepada grup tersebut namun tiba tiba ada telp dari Kepala Desa Bungbulang yang marah dan melakukan pengancaman bahkan esok harinya oknum Kepala Desa pun mendatangi kediaman YB tersebut serta melakukan tekanan dan ancaman akan di bunuh.

” Saya merasa penasaran dengan bantuan yang diterima para penerima mamfaat kenapa tidak sesuai dengan nilai nominalnya lalu saya mempertanyakan kepada grup medsos warga Bungbulang namun apa yang didapat malah saya mendapat telp lalu didatangi serta mendapat tekanan dan ancaman dari oknum Kepala desa baik lewat telpon maupun ancaman langsung.” Ujar YB menuturkan.

Bahkan pihak pelapor YB mengaku karena merasa keselamatannya terancam lalu melaporkan kasusnya ke pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Garut dengan nomor LP /B/349/X/2021/Reskrim tertanggal 8 Oktober 2021 dan kasusnya sedang dalam pendalaman pihak kepolisian Reskrim Polres Garut.

“Saya sudah meminta bantuan hukum ke LBH Pembela Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat) DPW Jawa Barat yang tak tanggung menurunkan 7 Pengacara yang diantaranya yaitu Boyke Luthfiana Syahril SH, MH & rekan yang akan terus mendampingi kasusnya,” Pungkas pelapor yang didampingi Kuasa hukum menutup pembicaraan. (Red).

RELATED ARTICLES

Longsor Di Gunung Gelap, Jalur Nasional Garut Pameungpeuk Lumpuh Total

Garut, PPJ Longsor di daerah gunung Gelap desa Mekarwangi Kecamatan Cihurup Kabupaten Garut membuat jalur nasional penghubung Garut -Pameungpeuk lumpuh total, Rabu (8/4/2026). Material tanah dan...

Semarak HUT Ke-80 PGRI Dan Hari Guru Nasional, PGRI Kecamatan Pameungpeuk Gelar Beragam Perlombaan

Garut-Pewarispadjadjaran.com Hari ulang tahun(HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia(PGRI) merupakan hari spesial bagi para guru yang di peringati setiap tahunnya.HUT PGRI merupakan peringatan atas terbentuknya sebuah...

Film Dokumenter Gunung Nagara Ungkap Kekayaan Budaya Dan Sejarah Garut

Garut, Pewaris Padjadjaran. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut bekerja sama dengan Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut menggelar pemutaran film dokumenter berjudul Gunung Nagara, yang...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Ketua KOBAR Herman Alis” Sorotin Jalan Nasional Bojonegara Pulau Ampel

Serang Banten, Pewaris Padjadjaran Herman Alis ketua komando barisan masyarakat bojonegara (KOBAR) menyampaikan kekecewaannya kepada kinerja kepemimpinan gubernur banten Andra Soni melalui awak media pewaris...

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Kabupaten Serang Menyidak Kapal Tongkang Di Teluk Banten

Serang Banten, Pewaris Padjadjaran Ketua himpunan nelayan seluruh Indonesia (HNSI) kabupaten serang menyidak kapal tongkang gandasari 3010 dan trans pasifik 09 yang mengangkut bongkahan batu...

GEBER Jumat Desa Sinarjati Wujudkan Lingkungan Bersih, Sehat Dan Nyaman

Majalengka, Pewaris Padjadjaran Program GEBER (Gerakan Bersih-Bersih) adalah kegiatan gotong royong mingguan yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Majalengka untuk membersihkan fasilitas umum, pasar, dan saluran...

DESA JABONG ADAKAN APEL PAGI INPEKTUR UPACARA PIMPIN OLEH KEPALA DESA JABONG

Subang, PPJ Kepala desa jabong Aminta pimpin sebagai inpektur apel pagi bertempat dihalaman kantor desa jabong kecamatan pagaden subang senin 06/07/2026 Kepala desa Aminta mengatakan bahwa...

adapazarı escort Eskişehir escort bayan