Beranda Seputar Jabar Priangan Timur Seorang Oknum Kades Dan Anaknya Yang Ditenggarai Anggota DPRD Sumedang Dipolisikan,...

Seorang Oknum Kades Dan Anaknya Yang Ditenggarai Anggota DPRD Sumedang Dipolisikan, Terkait Dugaan Penganiayaan

Sumedang, Pewaris Padjadjaran

Seorang oknum Kepala desa diduga telah   melakukan penganiayaan terhadap empat remaja dibawah umur  diantaranya, dua remaja pria dan dua remaja putri, seorang oknum kepala desa tersebut dilakukan bersama seorang anaknya yang ditengarai merupakan anggota DPRD Kabupaten Sumedang  dan kini kasusnya dilaporkan  ke pihak Kepolisian Polres Sumedang.

Informasi itu  berawal didapat PPJ dari seorang warga Kecamatan Wado, yang identitas nya tidak mau disebutkan namanya mengatakan melalui saluran WhatsApp, dan juga tertera di status FB dengan nama akun , Kosam Erawan Wado, Sabtu, (10/7/21).

“Terjadi penganiayaan yang diduga dilakukan seorang oknum kepala desa  dan anaknya yang  diduga  oknum anggota Dewan ( DPRD) Sumedang kepada empat remaja dibawah umur di daerah Cilengkrang Wado, yang terjadi pada hari Jum’at, ( 9/7/21) malam. 

Saat ini korban sedang melaporkan atas tindakan ( penganiayaan) itu ke Polres Sumedang”, ungkap sumber, di WhatsApp.

Salah satu dari korban,  ujar sumber lagi,  merupakan anak dari seorang pengusaha di wilayah  Darmaraja, bernama Deni Joker.

Saat dikonfirmasi lewat WA, Deni Joker membenarkan bila dirinya kini dan  ke- empat remaja korban  penganiayaan itu sedang berada di Polres   Sumedang untuk  melaporkan ulah penganiayaan kedua oknum tersebut bersama komplotanya.

“Benar ( saya) kini sedang mengantar ke- empat remaja korban penganiayaan di Polres Sumedang . Ke- empat korban kini sedang di BAP di dalam ( Mako Polres), salah satu dari mereka anak  dari adik saya bernama Dikdik,  Kini saya sedang diluar, sedang makan dulu di Rumah Makan Padang seputar ( Mako ) Polres,  juga sambil menunggu mereka di BAP penyidik”, terang nya.

Dijelaskan Deni lagi, kejadianya berlangsung di seputar wilayah Kandang Sapi Agro yang masih masuk daerah Malangbong  Kabupaten Garut. Peristiwa nya, sekitar pukul 20.00 Wib  Saat itu mobil yang ditumpangi anak kami bersama  tiga temanya melaju ke arah Wado ( mau pulang), namun diperjalanan terjadi senggolan kendaraan persis depan Kandang Sapi tersebut

“Sebab terjadi senggolan, anak kami pun mencari tempat terang dan  berhenti di tempat itu mau memeriksa akibat senggolan tadi. Namun tak diduga tiba – tiba datang Kades itu bersama anaknya dan juga rekanya yang diperkirakan berjumlah 8 orang”, jelas nya.

Seterus nya, ke-empat anak itu, diseret masuk ke dalam  Kantor Desa Cilengkrang, dan didalam ruangan kantor itu lah terjadi tindak penganiayaan terhadap ke-empat remaja dibawah umur itu, yang dilakukan oknum Kades dan anaknya juga  komplotanya. Usai dianiaya ke empat remaja dibawah umur  itu selanjutnya disekap disalah satu ruangan kantor desa”, jelas Deni.

Disesalkan Deni, tak sepatut nya perlakuan seorang Kades dan anak nya itu bersikap arogan, kasar,  hingga main hakim sendiri terhadap anak – anak apalagi anak – anak itu masih dibawah umur.

“Ini benar – benar keterlaluan, sementara ke empat anak itu, diketahui masih dibawah umur sebab mereka belum berusia 17 tahun dan belum punya KTP. Dan  ke-empat nya merupakan siswa sebuah Pondok Pesantren  di Tasikmalaya:. Saat itu mereka mau pulang “, tandas nya.

Dengan kejadian itu, jelas Deni, akhir nya kami melaporkan kejadian itu ke Polres Sumedang.

Saat dikonfirmasi melalui seluler, Polres  Sumedang, melalui, AKP. Dedi Junaedi,  menyatakan belum bisa memberikan keterangan.

“Tadi sekitar pukul 14.00 Wib kelihatanya banyak yang datang keruangan Reskrim dan kini  belum selesai. Terkait itu, kami belum bisa memberikan keterangan mungkin besok, karena semuanya harus lengkap dulu”, jawab nya di Seluler. (Red).

RELATED ARTICLES

Semarak HUT Ke-80 PGRI Dan Hari Guru Nasional, PGRI Kecamatan Pameungpeuk Gelar Beragam Perlombaan

Garut-Pewarispadjadjaran.com Hari ulang tahun(HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia(PGRI) merupakan hari spesial bagi para guru yang di peringati setiap tahunnya.HUT PGRI merupakan peringatan atas terbentuknya sebuah...

Film Dokumenter Gunung Nagara Ungkap Kekayaan Budaya Dan Sejarah Garut

Garut, Pewaris Padjadjaran. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut bekerja sama dengan Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut menggelar pemutaran film dokumenter berjudul Gunung Nagara, yang...

Peringatan Hari Santri 2025, Bupati Garut Ajak Santri Jadi Pelaku Sejarah Peradaban Dunia

Garut-Pewarispadjadjaran. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 tingkat Kabupaten Gatut yang berlangsung di Lapangan Otto Iskandar Dinata (Alun-Alun...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

DPD PSI MAJALENGKA MENGADAKAN CEK KESEHATAN GRATIS UNTUK WARGA MAJALENGKA KULON

Majalengka   PPJ Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menghadirkan politik yang bermanfaat langsung bagi rakyat, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyelenggarakan kegiatan seminar kesehatan sekaligus layanan cek...

DPP LBH PETA BUKA REKRUTMEN ANGGOTA DI SELURUH INDONESIA

Bandung, PPJ Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Bantuan Hukum Pembela Tanah Air (DPP LBH PETA) secara resmi membuka rekrutmen anggota baru di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan...

Rotasi Mutasi Direktur RSUD Cicalengka Dari dr. H. Mulja Munadjat, M.M., M.H.Kes. Kepada dr. H. Yani Sumpena Muchtar, S.H., M.H.Kes.

Kab. Bandung, Pewaris Padjadjaran RSUD Cicalengka, Kabupaten Bandung mempuntai Direktur baru yang dijabat oleh dr. H. Yani Sumpena Muchtar, S.H., M.H.Kes., menggantikan dr. H. Mulja...

K3s Kecamatan Sumberjaya Mengucapkan Selamat Hari Jadi Kab. Majalengka Yang Ke-186

Majalengka, Pewaris Padjadjaran Pada tahun ini pemerintah kabupaten majalengka telah resmi menetapkan peringatan hari jadi kabupaten majalengka yang ke -186 pada tanggal 11 februari 2026...

adapazarı escort Eskişehir escort bayan