Beranda Nasional Wanita Emas' ke Anies: Jangan Nunggu Warga Mati Kena Covid Dulu Baru...

Wanita Emas’ ke Anies: Jangan Nunggu Warga Mati Kena Covid Dulu Baru Ditolong!

Pewarispadjadjaran – JAKARTA– Ketua Umum Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas) Hasnaeni, kembali menyoroti penanganan Covid-19 di Jakarta. Ia mempertanyakan kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam mengatasi lonjakan penularan virus corona.
“Sadarkah Pak Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta, bahwa saat ini, Jakarta tengah darurat Covid-19, lantas mengapa belum juga Bapak Gubernur bersuara?,” kata Hasnaeni, Selasa (22/6).
“Jangan nunggu masyarakat DKI mati dulu kena Covid baru ditolong,” sambungnya.


Menurut Hasnaeni, wabah corona di Jakarta semakin mengkhawatirkan. DKI, kata dia sedang tidak baik-baik saja, dan seharusnya masyarakat wajib tahu, sehingga mereka meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan Covid.
“Kondisi saat ini, serangan Covid-19 makin mengganas, Ibu Kota tidak dalam keadaan baik-baik saja. Dan seharusnya masyarakat tahu hal ini, inilah kondisi yang sesungguhnya, pemerintah pusat dan daerah wajib membuka data dengan benar dan transparan terkait angka Covid-19,” papar Hasnaeni.


‘Wanita Emas’, sapaan Hasnaeni, meminta Anies mengunjungi rumah sakit-rumah sakit (RS) yang menangani pasien Covid. Sehingga memahami keadaan pandemi corona terkini, dan akhirnya bisa memberikan solusi.
Hasnaeni sendiri terpapar Covid. Setidaknya empat orang yang merupakan keluarga dan orang terdekat dia terinfeksi virus. Setelah sempat kesulitan, Hasnaeni akhirnya mendapatkan kamar untuk dirawat di RS. Di RS, Hasnaeni menyaksikan secara langsung kondisi pasien-pasien Covid terkini, yang menurutnya memprihatinkan.


“Apakah Pak Gubernur sudah menyempatkan diri meninjau langsung kondisi RS saat ini? Begitu banyaknya pasien yang ‘terdampar’ dan ‘terkapar’, pasien-pasien ditempatkan di gang-gang (selasar) rumah sakit, menunggu keberuntungan mendapat kamar. Belum lagi yang datang mencari ICU berjuang melawan waktu tapi juga tidak mendapatkan ruangan,” papar Hasnaeni.


Menurut dia, saat ini para tenaga medis tengah kerepotan menangani pasien. Hal ini terjadi karena lonjakan jumlah pasien yang meningkat signifikan.
“Tenaga medis pun kalang kabut, mereka sama sekali tidak bersalah, wajar bila mereka makin tidak berdaya, karena faktanya jumlah pasien meningkat,” kata Hasnaeni.


“Lalu kemana mereka bisa bersuara? Pasien, keluarga pasien, tenaga medis, kemana mereka bisa bersuara?” imbuhnya.
Hasnaeni pun kembali meminta Anies hadir di tengah-tengah masyarakat. Guna mengatasi kondisi yang ada. “Di mana tampuk pimpinan kota ini sekarang? Di tengah terjangan kasus Covid yang bukannya menurun malah meningkat, mengapa Pak Gubernur malah terdiam? Sedangkan rakyat tengah dilanda kepanikan, kecemasan dan kesusahan,” tandas Hasnaeni.

RELATED ARTICLES

Profil Komjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho Yang Digadang gadang Calon Kuat Di Kepolisian

Jakarta, Pewaris Padjadjaran Nama Komjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho tengah menjadi perbincangan yang ramai di gadang gadang calon kuat menjadi calon pemimpin di intitusi...

Ketum APPI Berharap Jangan Ada Diskriminasi Dalam Kemitraan

Jakarta, Pewaris Padjadjaran Ketua Umum Asosiasi Pewarta Pers Indonesia (APPI), Ade Julhaidir, menegaskan bahwa Hari Pers Nasional (HPN) adalah milik semua jurnalis dan menekankan pentingnya...

Selalu Menerapkan SOP Dalam Bekerja PT. Bina Artha Perkasa, “Keselamatan dan Kesehatan Kerja Adalah Paling Utama”

PEKANBARU, Pewaris Padjadjaran PT. Bina Artha Perkasa selalu menerapkan K3 dalam bekerja, Apa itu K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) adalah suatu konsep yang sangat penting...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Nelayan Bojonegara Dan Forum Masyarakat Pesisir Teluk Banten Kembali Mendemo PT Gandasari

Serang Banten, Pewaris Padjadjaran Ratusan nelayan bojonegara dan forum masyarakat pesisir teluk banten dengan membawa perahu nelayan melalui jalur laut jumat 05/06/2026 kembali mendemo PT...

Dr. Otong Syuhada Resmi Dikukuhkan sebagai Rektor Universitas Majalengka Periode 2026-2030

Majalengka, PPJ Universitas Majalengka (Unma) resmi memiliki pimpinan baru. Dr. H. Otong Syuhada, S.H, M.H dikukuhkan sebagai Rektor Unma untuk masa bakti periode 2026-2030. Prosesi...

Bupati Majalengka Serahkan 69 Unit Alsintan, Perkuat Ketahanan Pangan dan Percepat MT II

Majalengka, PPJ Bupati Majalengka, Eman Suherman menyerahkan secara simbolis bantuan 69 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani di halaman Kantor Dinas Ketahanan...

Diduga Ada Pungli Rekrutmen Satpam di RSUD Adjidarmo, Oknum Dokter Akui Terima Uang dan Sempat Tawarkan “Uang Tutup Mulut”

Lebak Banten Pewaris Padjadjaran Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen tenaga kerja satpam di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung semakin menguat. Oknum tenaga medis berinisial...

adapazarı escort Eskişehir escort bayan