Beranda Seputar Jabar Cekungan Bandung BPNT Di Desa Sukamulya Kec. Kutawaringin Kab. Bandung Diduga Salahi Aturan Pedum...

BPNT Di Desa Sukamulya Kec. Kutawaringin Kab. Bandung Diduga Salahi Aturan Pedum & Perlu Diawasi Lebih Ketat

Kab. Bandung, PPJ

Serba serbi kecurangan dalam Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang di lakukan oleh oknum Kepala desa dan Kesra masih kerap terjadi, pasalnya bantuan untuk rakyat miskin ini seharusnya di salurkan sesuai dengan aturan yang di terbitkan oleh pemerintah yang ada didalam Pedoman Umum (Pedum).

Sungguh miris dari hasil penelusuran Media Pewaris Padjadjaran dilapangan masalah bantuan BPNT di desa Sukamulya Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung diduga ada indikasi menyalahi aturan yang telah di tetapkan sesuai pedoman umum /Pedum, disini para KPM menerima bantuan dengan jumlah nilai, komposisi volumenya kalau dikalkulasi tidak sesuai dengan uang yang seharusnya di belanjakan di E Warung tersebut.

Sebut saja Ibu Bunga (nama samaran) yang mengaku hanya menerima beras 9 Kg, telur 1kg, buah apel 3 buah, daging ayam 0.5 kg, ikan tongkol 1kg kentang 3 butir, itupun tidak boleh di ambil sendiri harus sama Ketua RW dengan mengunakan mobil operasional desa dan setiap KPM di minta uang pengganti bensin sebesar Rp.10.000 per KPM.

“Berapa sih mas uang yang ada di kartu KKS? tanya si ibu (Uang Yang Ada Di KKS Rp200,000,Red), tau gitu mending belanja sendiri soalnya barang yang di terima tidak akan sampai dengan nilai Rp.200.000 paling kalau di kalkulasi disekitaran Rp.150,000,” Tutur si ibu sambil tersenyum.

Selanjutnya PPJ menemui pemilik E-warong Desa Sukamulya pada Rabu, (10/03/2021) mengaku bahwa diri nya hanya berfungsi sebagai penggesekan kartu saja, sedangkan penyedia komoditi diatur oleh Kepala desa, saya hanya disuruh sama Pak kades karna saya punya warung dan kebetulan juga saya masih saudara dengan Pak kades sedangkan untuk upahnya saya di janjikan diberi Rp.4,000/kpm itupun di bagi dua penghasilannya dengan Bapak saya karena mesin EDC nya masih meminjam ke agen Jatisari milik  Azhar.

“Saya hanya gesek saja, untuk pengadaan barang komoditi yang belanja Pak kades yang tau, coba bapak tanya saja langsung ke Pak Dadang Kades.”Ungkap pemilik e-warong.

Ketika di tanya mekanisme penyaluran pemilik e-Warung menerangkan bahwa, “Disini kalo KPM yang dekat datang langsung ke warung, kemudian bagi  KPM yang jauh dikolektifkan pembagiannya ke ketua kelompok PKH, namun didapati semua KKS KPM dikumpulkan lalu Ketua RW 07 lalu kartunya digesek sama pemilik e-Warung selaku agen.” Terang Sinta.

Selanjutnya PPJ menghubungi kepala desa Sukamulya Dadang melalui telpon selulernya dan Kepala desa menjelaskan bahwa, “Adanya pungutan liar di penyaluran BPNT sebesar Rp.10,000,00/KPM saya tidak mengetahui dan memang mekanismenya di kolektifkan sesuai kesepakatan dan anjuran ketua kelompok PKH karena keterbatasan sinyal dari tiga dusun.” Ujarnya.

Saat disinggung soal keberadaan agen yang bernama sinta kepala desa menjelaskan, itu agen baru dua kali menyalurkan sama bulan sekarang untuk menggantikan agen e-waroeng yang lama atas nama Widya Ningsih dengan alasan karena itu bukan warga desa Sukamulya.

Namun ditempat terpisah pemilik e-waroeng Wida Ningsih warga kampung Sukamandi menepis pernyataan Kepala desa yang menyatakan dirinya bukan warga desa Sukamulya, dan Wida pun menujukan dokumen kepemilikan e-waroeng berikut data pribadi serta bukti bukti bahwa dia masih warga Desa Sukamulya Kecamatan Kutawaringin.

Wida juga memaparkan, “Setiap bulan penyaluran sebelum ada agen sinta saya melayani seluruh Kpm yang ada di desa sukamulya dengan total 600Kpm dan keutungan nya lumayan dari satu paket sembako bisa mendapat keuntungan sebesar Rp.15,000 /paket sembako itu juga bukan buat saya semata karena harus memberikan keuntungan buat Puskesos Rp1.500.000, Pak Kades Rp.1.000,000, belum yang membantu kerja, dan buat Ketua TKSA kecamatan Rp.500.000.” Pungkasnya. (Herman).

RELATED ARTICLES

Relawan Prabowo Gibran (RPG) Mengadakan Kegiatan Sosial

Kab. Bandung, Pewaris Padjadjaran Tepatnya pada hari minggu  28 januari 2024 di perumahan kencana kecamatan rancaekek kabupaten bandung relawan prabowo gibran mengadakan kegiatan sosial bersama...

Kasus Eko Suryono, Anggota Polri ber Prestasi yang diduga di dzholimi, berlanjut panas, PEMUDA Laporkan APH ke Kejaksaan Tinggi Jabar…!!!

Bandung, PPJ Permasalahan kasus Hukum yang melibatkan aparat Kepolisian Resort Rembang Provinsi Jawa Tengah bernama Eko Suryono Alias Eko Herkules Bin Subijono yang diketahui sedang...

Eko Suryono, Anggota Polri ber Prestasi diduga di dzholimi. Ungkap Marpaung : Ini Bicara Hukum, harus jelas siapa pelapor siapa terlapor…!!!

Bandung, PPJ Permasalahan salah satu kasus Hukum yang melibatkan aparat Kepolisian Resort Rembang Provinsi Jawa Tengah bernama Eko Suryono Alias Eko Herkules Bin Subijono dan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

SIDANG PLENO APDESI DITANDAI DENGAN WALK OUT PESERTA SIDANG

Subang, Pewaris Padjadjaran Rapat Pleno para Kepala Desa ,Di gelar di Aula Kantor Desa Pagaden Kabupaten Subang sabtu 02-04-2024. Sidang Pleno digelar secara tertutup yang di...

GEBYAR ANNIVERSARY KE 6TH IKATAN WARTAWAN ONLINE INDONESIA DPD MAJALENGKA

Majalengka, Pewaris Padjadjaran Dalam rangka merayakan anniversary Ikatan wartawan online indonesia(IWOI) DPD majalengka ke 6th dan sekaligus memperingati hari pers nasional (HPN) tahun 2024 yang...

Ratusan Siswa Laksanakan Kegiatan PMBK Di Kecamatan Jatiwangi

Majalengka, Pewaris Padjadjaran Perhelatan rutin tahunan Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka yaitu, Pembinaan Minat, Bakat Dan Kreativitas (PMBK) Tahun 2024 tingkat Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka sedang...

KPU Kabupaten Majalengka Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Pemilu 2024

MAJALENGKA, Pewaris Padjadjaran Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Majalengka (KPU Majalengka), Jawa Barat, menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2024. "Rapat pleno rekapitulasi di...

adapazarı escort Eskişehir escort bayan