Beranda Seputar Jabar Priangan Timur Musdes Desa Nyalindung Sumedang Bahas Keberadaan Yayasan Mata Air Cikandung Nanjung

Musdes Desa Nyalindung Sumedang Bahas Keberadaan Yayasan Mata Air Cikandung Nanjung

182
0

Sumedang, PPJ

Musdes Desa nyalindung Kecamatan Cimalaka Kabupaten Sumedang kali ini membahas terkait keberadaan Yayasan mata air Cikandung Nanjung (7/12/20) berlangsung di balai Desa Nyalindung berlangsung kondusip.

Kepala desa nyalindung Budiyanto, dan Ketua BPD Jaeludin yang langsung memimpin Musdes tersebut dengan dihadiri para Tokoh masyarakat, Para Ketua RT, RW, Ketua Bumdes, Karang Taruna, Aparatur Desa, serta Ketua Majelis Zikir Insun Medal yang diketahui juga sebagai Ketua Yayasan Mata Air Cikandung Nanjung Dra. Hj. Lilis Santika Annur. MH.

Menurut Kepala Desa Nyalindung Budiyanto menuturkan bahwa, “Awalnya keberadaan yayasan Mata Air Nyalindung menjadi gunjingan di kalangan masyarakat dan menjadi pro dan kontra di masyarakat desa Nyalindung, pasalnya keberadaan yayasan ini di anggap menjadi masalah yang serius di kalangan warga masyarakat setempat, katanya untuk apa maksud dan tujuan didirikan Yayasan Mata Air Cikandung Nanjung, karena mata air Cikandung adalah milik masyakat desa Nyalindung, dan sudah di naungi oleh Kompepar dan Bumdes, malah masyarakat menduga keberadaan yayasan ini di duga ingin menguasai mata air Cikandung.” Ujarnya.

“Maka pada kesempatan ini kami dari pemerintahan desa mengadakan pertemuan atau mengadakan musyawarah desa agar semua permasalahan yang beredar di masyarakat bisa terpecahkan dan tidak ada dugaan yang negative terhadap semua pihak. “ Imbuh Budiyanto menambahkan.

Hj. Dra. Lilis Santika Annur MH Ketua Yayasan Mata Air Cikandung Nanjung

Selanjutnya menurut Hj. Lilis dalam paparannya menjelaskan bahwa, “Keberadaan Yayasan Mata Air Cikandung, semata mata bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat Desa Nyalindung bahkan untuk memajukan obyek wisata mata air Cikandung dalam melestarikan lingkungannya, ke aslian flora dan faunanya pun lebih terjaga dalam kearipan lokal yang penuh bermakna untuk anak cucu penerus Bangsa sehingga bisa menanamkan rasa selalu mencintai dan melindungi mata air Cikandung yang penuh dengan keindahan dan kesejukan yang alami ini kepada generasi penerus.” Kata Hj. Lilis yang diketahui sebagai sosok wanita yang cerdas dan sosok Srikandi dari Kota Sumedang yang selalu peduli kepada masyarakat luas ini.

Masih menurut Hj. Lilis, “Rencananya untuk mengembangkan keagamisan di wilayah mata air cikandung dirinya akan mendirikan Balai Riungan Majelis Dzikir yang setiap sebulan sekali akan mengajak warga setempat dan sekitar nya untuk mengadakan pengajian rutin, dan akan mengadakan program penanaman seribu pohon untuk penghijauan dan penanaman pohon pohon penguat mata air yang bisa melindungi flora dan faunanya dengan program bantuan yang telah di ajukan ke kementrian lingkungan hidup.” Imbuhnya.

“Saya sangat yakin dan merasa optimis program yayasan mata air Cikandung dan Desa Nyalindung bisa berjalan sesuai rencana bahkan bisa membatu memajukan perekonomian desa nyalindung dan saya berjanji akan membatu mengajukan dengan program program pemerintah yang tidak terserap oleh dana desa.” Pungkasnya.

Sebagai kata penutup dalam acara Musdes tersebut kepala desa nyalindung Budiyanto S.Pd menambahkan bahwa,”Keberadaan Yayasan Mata Air Cikandung Nanjung, dirinya akan selalu mendukung semuanya berdasarkan hasil musyawarah dengan masyarakat apapun itu hasilnya maka itu pula yang menjadi keputusan musyawarah dan keinginan masyarakat, jadi kini semuanya telah menyetujui berdirinya Yayasan Mata Air Cikandung Nanjung dengan harapan bisa bersinergi dengan Kompepar, Bumdes dalam memajukan desa Nyalindung lebih baik, aman nyaman dan kondusip, dan yayasan bisa membantu dalam bidang pertanian serta pariwisata.” Pungkas Budiyanto mengahiri pembicaraan kepada awak media PPJ yang mewawancarainya.

Terlihat dalam pantauan Media Pewaris Padjadjaran acara Musdes tersebut ditutup dan disetujui oleh semua elemen masyarakat dengan pengukuhan serta ketok palu 3 kali yang dilakukan oleh Ketua BPD Jaeludin. (Siti, Yani).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here