Beranda Seputar Jabar Priangan Timur Pembangunan Skate Park Sumedang Tuai Masalah…!!!

Pembangunan Skate Park Sumedang Tuai Masalah…!!!

Sumedang, PPJ

Pembangunan Skate Park Sumedang yang direncanakan akan dilakukan di depan eks terminal Ketib Kabupaten Sumedang menuai kontroversi. Pasalnya, pembangunan yang dikabarkan diprakarsai oleh Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Sumedang melalui dana Corporate Social Responsibility Bank BJB tersebut akhirnya menjadi buah bibir dan sorotan masyarakat.

Hal penolakan terdengar santer disuarakan Pengurus Perses Kabupaten Sumedang yang menolak keras adanya rencana pembangunan skatepark di kawasan Ketib sebagai bagian dari area Lapang Stadion Ahmad Yani.

Adanya kemungkinan tidak jelasnya jalan keluar masuk stadion Ketib disebut oleh Agus Muslim, Ketua Perses, menjadi salah satu alasan penolakan tersebut.

“Asswrwb. Kalau benar kawasan eks terminal depan stadion Ahmad Yani mau dibangun skate park, kami keluarga besar Perses Sumedang, Masyarakat Bola Sumedang, Kelompok Supporter Balad Perses dan Ormas Pemuda Pancasila menyatakan tidak setuju dan siap melawan ketidakadilan ini. Terima kasih. Wass. Agus Muslim. Perwakilan semuanya.” terang Agus Muslim melalui pesan seluler. “Seperti kita tahu bersama, sejatinya jalan masuk dan jalan keluar Stadion Ketib tidak boleh sama, dan yang pasti harus masuk Bus. Kalau dijadikan skatepark, lalu jalan keluarnya kemana? Karena itu kami menolak pembangunan Skatepark di lokasi itu.” tegasnya menambahkan.

Masih menurut Agus Muslim, secara Detail Engineering Design (DED) pembangunan Stadion Ahmad Yani di lokasi itu diketahui tidak memiliki ruangan lain selain lahan parkir dan perluasan stadion, sementara Stadion eks terminal tersebut sudah masuk ke dalam DED perluasan stadion, “Itu sudah Perda dan Kepbup dan belum dicabut.” tegasnya.

Di tempat terpisah, ketika PPJ meminta tanggapan Sihar, Pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Pemerintah Pusat dan Daerah atau yang akrab disebut LSM PEMUDA menerangkan, bahwa terkait rencana pembangunan Skate Park Sumedang semestinya ditinjau ulang.

“Harusnya Pemerintah Kabupaten Sumedang memperhatikan juga situasi dan kondisi Negara saat ini, dimana seperti yang jelas kita ketahui, wabah Covid 19 yang telah memporak porandakan perekonomian Indonesia umumnya dan Sumedang khususnya semestinya menjadi perhatian dan prioritas Pemerintah. Itu dulu yang harusnya ditanggulangi dengan fokus dan menyeluruh, bukan menghamburkan uang Negara untuk pembangunan Skate Park yang malah dikhawatirkan menjadi kontroversi karena banyak masalah didalamnya, termasuk kemungkinan bentrok dengan kepentingan Stadion Ketib.” terang Sihar. “Coba kalau dana pembangunan Skate Park itu dialokasikan membantu kesulitan masyarakat, dimana masa sekarang ini kita faham sulitnya ekonomi masyarakat khususnya kaum menengah ke bawah, Pemerintah harusnya lebih focus kearah pembenahan ekonomi rakyat, bukan malah membangun Skate Park.” tambahnya.

Menurut Sihar, ekses negatif pembangunan Skate Park tersebut kedepannya nanti, bukan mustahil akan menambah beban masyarakat akibat keinginan menikmati fasilitas yang ada.

“Bukan mustahil nantinya para orang tua yang memiliki anak yang ingin menikmati Skate Park itu terpaksa harus mengeluarkan dana membeli peralatan, disamping kekhawatiran kita akan dampak penyebaran Corona jika terjadi kumpul kumpul di area Skate Park tersebut.” urai Sihar.

Ironisnya, banyak pihak dan masyarakat yang menyayangkan tidak jelasnya sosialisasi pembangunan Skate Park Sumedang sampai dengan diterbitkannya undangan oleh pihak Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Sumedang.

“Padahal dana yang digunakan menurut informasi adalah dana CSR dari Bank BJB, tentunya hal itu harus disosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat luas. Ini kami baru tahu setelah adanya surat undangan Rapat PCM (Pre Construction Meeting) dari Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Sumedang dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan Skate Park itu.” tutur Sihar. “Yang mengherankan, kami temukan kejanggalan mengenai surat undangan yang dibuat tanggalnya diduga kuat bersamaan dengan hari pelaksanaan Rapat.” tambahnya. Sampai dengan berita ini diturunkan, PPJ masih mencoba menelusuri keabsahan detail pembangunan Skate Park Sumedang tersebut dengan mencoba meminta penjelasan dari Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Sumedang namun belum berhasil ditemui dan belum mendapat tanggapan. (UMAR)

RELATED ARTICLES

Longsor Di Gunung Gelap, Jalur Nasional Garut Pameungpeuk Lumpuh Total

Garut, PPJ Longsor di daerah gunung Gelap desa Mekarwangi Kecamatan Cihurup Kabupaten Garut membuat jalur nasional penghubung Garut -Pameungpeuk lumpuh total, Rabu (8/4/2026). Material tanah dan...

Gibas Sektor Nagreg Resort Kabupaten Bandung Bagikan Takjil Buka Puasa Di Depan Desa Nagreg

Kab. Bandung, PPJ Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan ditunjukkan oleh Ormas Gibas Sektor Nagreg Resort Kabupaten Bandung dengan menggelar kegiatan pembagian takjil gratis kepada...

DPP LBH PETA BUKA REKRUTMEN ANGGOTA DI SELURUH INDONESIA

Bandung, PPJ Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Bantuan Hukum Pembela Tanah Air (DPP LBH PETA) secara resmi membuka rekrutmen anggota baru di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Dr. Otong Syuhada Resmi Dikukuhkan sebagai Rektor Universitas Majalengka Periode 2026-2030

Majalengka, PPJ Universitas Majalengka (Unma) resmi memiliki pimpinan baru. Dr. H. Otong Syuhada, S.H, M.H dikukuhkan sebagai Rektor Unma untuk masa bakti periode 2026-2030. Prosesi...

Bupati Majalengka Serahkan 69 Unit Alsintan, Perkuat Ketahanan Pangan dan Percepat MT II

Majalengka, PPJ Bupati Majalengka, Eman Suherman menyerahkan secara simbolis bantuan 69 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani di halaman Kantor Dinas Ketahanan...

Diduga Ada Pungli Rekrutmen Satpam di RSUD Adjidarmo, Oknum Dokter Akui Terima Uang dan Sempat Tawarkan “Uang Tutup Mulut”

Lebak Banten Pewaris Padjadjaran Dugaan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen tenaga kerja satpam di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung semakin menguat. Oknum tenaga medis berinisial...

Polda Banten Sita 8 Kendaraan dan 1 Alat Berat, Diduga Terkait Aktivitas Tambang Batu Bara Ilegal di Bayah

Lebak Banten Pewaris Padjadjaran Aparat dari Polda Banten melakukan penindakan terhadap dugaan aktivitas tambang batu bara ilegal di wilayah selatan Kabupaten Lebak. Dalam operasi yang...

adapazarı escort Eskişehir escort bayan